Kupikir di saat terjadinya adalah saat terburuk. Kupikir melihat jasad turun ke liang lahat adalah hal paling menyakitkan. Menguras airmata.
Tapi hari ini, aku baru sadar. Hari yang mulai dilewati tanpa melihat lagi orang yang ingin dilihat. Ketika aku dan semua orang harus terus berjalan seperti biasa. Tak banyak air mata mengalir, tinggal tetesan. Tapi ternyata justru paling perih dan menyakitkan.